All for Joomla All for Webmasters

Kegiatan Bidang Keamanan Pangan

03 July 2018 Author :  

Bidang Keamanan Pangan pada tahun 2018 melaksanakan 4 (empat) kegiatan :

  1. Sosialisasi Keamanan Pangan Jajanan Sekolah Sehat
  2. Demplot Tanaman Sayuran Organik
  3. Pemantauan dan Pengawasan Keamanan Pangan
  4. Uji Mutu

 

DOKUMENTASI AKTIVITAS BIDANG KEAMANAN PANGAN

1. Sosialisasi Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah

Pelaksanaan kegiatan dalam hal ini Pembinaan Sekolah Sehat yang dilaksanakan ditingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Pangkep.

 

 Dari Hasil Kegiatan Sosialisasi yang telah dilaksanakan menghadirkan :

  1. Peserta siswa (i) Sekolah Dasar Negeri masing-masing sekolah berjumlah 40 siswa dari 5 Sekolah di mana tahun ini terdapat 2 Kecamatan yaitu Kecamatan Bungoro dan Kecamatan Minasate’ne.
  2. Pada Kegiatan Sosialisasi ini dihadirkan pula Narasumber dari Tim Penggerak PKK, Kepala Puskesmas dan Kepala BPP sebagai Pembawa Materi untuk di paparkan kepada Siswa (i) tersebut, dimana salah satu yang dijelaskan adalah makanan jajanan bagi anak sekolah.

 Makanan Jajanan adalah makanan yang banyak ditemukan dipinggir jalan  yang dijajakan dalam berbagai bentuk, warna, rasa serta ukuran  sehingga  menarik minat dan perhatian orang untuk membelinya.

 

2. Demplot Tanaman Sayuran Organik

Pada Kegiatan ini terdapat 2 (dua) lokasi yaitu di Kel. Samalewa Kec. Bungoro dan Desa Barabatu di Kec. Labakkang.

  • Pengolahan tanah merupakan tindakan yang penting untuk menciptakan kondisi media perakaran yang mampu mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal dan pertumbuhan mikroorganisme tanah.

       Adapun manfaat dari pengolahan tanah tersebut diantaranya adalah :

  1. Memperbaiki sturktur tanah,pada tanah berat pengolahan tanah hendaknya dilakukan dengan alat olah yang mampu merubah tanah tersebut menjadi gembur
  2. Pengolahan tanah dapat juga mendorong pertumbuhan mikro dan hara tanaman
  3. Mencengah hama dalam tanah yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman sesuai dengan kondisi/keadaan tanah.

Pengelolaan tanah berfungsi untuk menyuburkan tanah. nah, dimana apabila  kita mengelola tanah dengan baik makan tanaman kita akan tumbuh subur.

  • Pembibitan/Persemaian

Tujuan penyemaian benih adalah untuk mengurangi kematian akibat tanaman yang belum siap dengan kondisi lapangan, baik itu melindunginya dari cuaca ataupun gangguan lainnya.

Tanaman yang memerlukan tahap penyemaian biasanya yang mempunyai siklus panen menengah dan diantaranya tanaman Tomat, Terong, sawi, bayam, mentimun .yang disemaikan terlebih dahulu sebelum ditanam di bedengan.

  • Pertanaman

 

    Setelah dilakukan persemaian dilanjutkan dengan penanaman di bedengan yang telah disediakan yang telah diberi Pupuk organik terlebih dahulu sebelum ditanam. Adapun jenis tanaman diantaranya mentimun, bayam merah, bayam hijau, sawi, kacang panjang, tomat, melon, pare, terong ungu, terong hijau jagumg, kangkung

  • Pemanenan

 

    Salah satu sayuran organik yang dapat dipanen diantaranya bayam merah, bayam hijau, sawi. Mentimun, terong, Kacang panjang, kangkung dan lainnya

 

3Pemantauan dan Pengawasan Keamanan Pangan

       Di bawah ini beberapa produk pangan olahan yang dilakukan oleh masyarakat khususnya para wanita. Diantaranya ada produk Abon dari ikan bandeng, doi-doi dari rumput laut, krupuk dari kepiting, keripik pisang, keripik ubi, krupuk jintan, krupuk sisir, jagung goreng dengan aneka rasa dan lain-lain masing-masing dari kecamatan yang berbeda dari Kecamatan Labakkang, Segeri, Ma’rang, Bungoro, Minaste’ne dan Pangkajene.

Pelaku Usaha Pangan yang melakukan kegiatan harus mendapatkan Izin Edar artinya  persetujuan hasil penilaian Pangan Olahan yang diterbitkan diproduknya ada tertera Nama/jenis Pangan, nama dagang, ukuran kemasan (berat/isi bersih) dan masing-masing jenis outlet pangan ini memiliki daya tarik sendiri bagi konsumen Penyediaan pangan yang aman dipengaruhi oleh keberadaan pelaku usaha  pengembangan, pemantauan, dan pengawasan keamanan pangan 

Pengawasan keamanan pangan segar juga dilakukan mulai dari on farm sampai pangan siap diedarkan. Badan/Dinas/Instansi yang menangani ketahanan pangan, melakukan pengawasan keamanan pangan segar di peredaran sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Untuk memperkuat pengawasan keamanan pangan segar, perlu koordinasi dengan instansi terkait secara terpadu.

 

4. Uji Mutu

   Uji Mutu  yang pertama dilakukan adalah Pengambilan Sampel Pangan Segar (sayur dan buah-buahan) di Pasar tradisional yang ada di Kabupaten Pangkep, selanjutnya untuk di bawa ke Laboratorium untuk diperiksa.

Cemaran yang patut diwaspadai pada buah dan sayur adalah residu pestisida. Komoditi seperti cabai, kubis, tomat, mengandung residu pestisida yang cukup tinggi. Pada saat ini muncul juga kasus penyalahgunaan bahan kimia berbahaya, seperti formalin pada pangan segar. Formalin sengaja diaplikasikan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Dari kegiatan ini diperoleh hasil gambaran/kondisi keamanan pangan segar di Indonesia ditinjau dari aspek cemaran residu pestisida, logam berat dan mikroba. Hasil pengujian cemaran di Laboratorium menunjukkan bahwa pangan segar di Indonesia masih ditemukan adanya cemaran residu pestisida yang dilarang, dan cemaran mikroba di atas ambang yang diizinkan. Sedangkan tingkat cemaran logam berat pada pangan segar masih berada di bawah ambang yang diizinkan.

49 Views
Admin
Login to post comments

Kontak kami

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan

Tentang kami