All for Joomla All for Webmasters
Admin

Admin

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Pangkep - 47 orang pejabat dari berbagai kabupaten di Provinsi Papua berkunjung ke PT Semen Tonasa Pangkep. Mereka adalah peserta Diklatpim II yang umumnya adalah kepala dinas di kabupaten/kota yang ada di provinsi tersebut.
 
Wakil Bupati Pangkep, H. Syahban Sammana SH, saat menerima kunjungan tamu dari Papua itu, Selasa (1/10/2019) mengatakan,warga Papua adalah saudara dengan warga Sulsel.Ia berharap apa yang diperoleh dari Pangkep dapat dilihat dan diterapkan jika cocok dengan daerah yang ada di papua terutama dengan potensi alam Pangkep dengan wilayahnya yang tiga dimensi, daratan rendah, pegunungan hingga kepulauan.
 
Begitu juga dengan Dirut PT Semen Tonasa, Subhan, menekankan bahwa Papua merupakan wilayah potensial pemasaran PT Semen Tonasa. Umumnya bangunan dan proyek infrastruktur di wilayah itu menggunakan semen dari PT Semen Tonasa. ia berharap agar kerjasama semakin terjalin sehingga pasar semen di Papua semakin meningkat. (Mc pangkajene)
 
Pangkep - Badan Pengenbangan dan Penelitian Daerah (Balitbangda) Pangkep menggelar lomba inovasi. Sebanyak delapan organisasi perangkat daerah(OPD) pamerkan hasil inovasi.
 
Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid membuka langsung lomba dan pameran inovasi di kantor bupati, Rabu (11/9/2019)
 
Bupati Pangkep dua periode itu menjelaskan, agar kegiatan ini menjadi acuan untuk terus berprestasi. Ia mengharapkan agar apa yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat. 
 
"Kita harapkan inovasi ini bukan hanya dipamerkan, tapi diaplikasikan dan semakin meningkatkan layanan kepada masyarakat,"tuturnya.
 
Hal senada disampaikan juga kepala Balitbangda, Risnawati Sakkirang, dalam laporannya menyampaikan jika Pangkep menjadi salah satu kabupaten dengan julukan daerah inovasi.
 
"Pangkep juga masuk dalam urutan ke empat dari 205 kabupaten kota yang meggelar inovasi tingkat nasional,"katanya.
 
Kepala Puslatbang LAN RI, Andi Taufiq menjelaskan, Pangkep selama ini dikenal sebagai kabupaten inovatif. Bahkan sudah menjadi tingkat dunia. 
 
"Terdapat inovasi dari Pangkep yang sudah diakui dunia, yakni Kelas Perahu. Harapan kita, akan banyak lagi inovasi yang lahir,"ujarnya.
 
Beberapa inovasi yang dipamerkan diantaranya, mie yang terbuat dari kulit jeruk Pamelo, tanaman hidroponik hingga penanganan banjir. (Mcpangkajene)
 

Pangkep - Sebanyak 29 desa pada tujuh kecamatan di Pangkep menggelar Ekspo Unggulan Desa. Kegiatan ini merupakan hasil dari Universitas Membangun Desa.

Wakil Bupati Pangkep, H. Syahban Sammana SH, saat membuka ekspo unggulan ini di tribun Citra Mas, Senin malam (9/9) menjelaskan jika ini merupakan kolaborasi KKN Tematik dan pemerintah desa setempat.

Ternyata, kata Syahban, produk di desa di wilayah Pangkep sangat banyak dan beragam, dan hal ini menjadi potensi tersendiri bagi warga untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Dalam pameran itu umumnya hasil olahan produk lokal dengan kemasan yang  menarik. Misalnya gula semut, madu, kopi kedelai, seleai kedelai hingga es krim kedelai.

Kepala Bappeda, Dr.Gaffar melaporkan kegiatan ekspo ini merupakan hasil bimbingan tim tekhnis Pemkab bersama para mahasiswa peserta KKN Tematik. Diantaranya Universitas Fajar yang jumlahnya mencapai 470 orang.

Rektor Universitas Fajar, yang hadir dalam acara ekspo itu, menjelaskan jika kedatangannya untuk melihat hasil kerja para mahasiswa yang melaksanakan KKN Tematik di kabupaten Pangkep. (Mcpangkajene)

 

Pangkep - Panen raya beras merah digelar di Desa Kassiloe Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep),  Kamis (5/9/2019). Panen raya ini dipimpin Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana.

“Beras merah ini merupakan varietas baru yang dikembangkan di wilayah Pangkep,” kata Syahban.

Dijelaskannya, jika sampel panen di area persawahan ini varietas imparier 42 dan berumur 140 hari. Hal ini dapat dikembangkan di wilayah Pangkep, apalagi memang dahulu ada varietas lokal yang sangat digemari warga berupa beras merah.

Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Pertanian PangkepAndi Sadda secara teknis menjelaskan jika di daerah seperti Labakkang khususnya Desa Bara Batu  mencoba tanaman varietas baru beras merah dan putih merupakan  kerjasama dengan instansi terkait.

"Beras varietas baru itu dapat dikembangkan dan sangat menguntungkan masyarakat dari segi ekonomi. Dengan proses produksi pengeluaran sekitar Rp 2 juta akan menghasilkan pendapatan sebesar Rp 8 juta," pungkas Andi Sadda . (Mcpangkajene)

 

Page 1 of 14

Kontak kami

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan

  • Alamat : Jalan Andi Mappe Nomor 20, Kelurahan Samalewa, Kecamatan Bungoro
  • Telp   : (0410) 324135
  • Fax    : (0410) 22055
  • Email : [email protected]
  •            [email protected]

Tentang kami